Selasa, 10 Mei 2011

Lebih dari 1.100 Wanita Di Kongo Diperkosa Tiap Hari

Lebih dari 1.100 perempuan diperkosa setiap hari di Republik Demokratik Kongo (DRC). Angka itu menunjukkan bahwa kekerasan seksual terhadap perempuan di negara itu 26 kali lipat dari yang diperkirakan sebelumnya.
Lebih dari 400.000 perempuan dan anak gadis berusia berusia antara 15 hingga 49 tahun telah diperkosa di negara yang tercabik perang di Afrika Tengah itu selama 12 bulan pada tahun 2006 dan 2007. Berdasarkan laporan PBB sebelumnya, kasus pemerkosaan dalam jangka waktu yang sama hanya 15.000.

Bahkan angka hasil studi itu masih merupakan sebuah perkiraan yang konservatif dari prevalensi yang sesungguhnya tentang kekerasan seksual tersebut. Soalnya tidak semua kasus terdata atau terlaporkan karena takut soal stigma, malu, dan pengucilan sosial. Penelitian tersebut, yang mengumpulkan data dari tahun 2007, tidak mencakup kekerasan seksual di antara perempuan muda yang berusia kurang dari 15 tahun atau perempuan yang lebih tua dari 49 tahun dan tidak memasukan kekerasan seksual di antara anak laki-laki dan para lelaki dewasa.

Selain itu, Human Rights Watch (HRW) melaporkan bahwa kekerasan seksual pada tahun 2009 dua kali lipat dibandingkan tahun 2008. Jika laporan itu akurat, maka prevalensi kekerasan seksual tersebut mungkin bahkan lebih tinggi dari perkiraan yang kami sampaikan.

Mengomentari studi itu, Michael Van Rooyen, direktur Initiative Kemanusiaan Harvard, mengatakan, Perkosaan di DRC telah menjadi kanker yang menyebar ke mana-mana di tengah iklim impunitas, dan telah muncul sebagai salah satu krisis kemanusian besar pada saat ini.

www.Duniaproduk.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar