Serangan Osama Bin Laden Ke gedung WTC Tahun 2001 lalu membuat Bos Al Qaeda itu lantas diburu. Amerika Serikat bahkan menghargai kepala Osama sebesar US$50 juta atau setara Rp420 miliar. Uang tersebut akan diberikan pada siapapun yang memberi informasi yang mengarah pada tertangkapnya Osama, hidup atau mati.
Namun saat ini pasca tewasnya Osama di tangan pasukan elit AS, US Navy SEAL, nasib uang sayembara itu dipertanyakan.
Dua anggota kongres AS dari New York, berpendapat, uang itu sebaiknya digunakan untuk amal. Adalah anggota Partai Demokrat, Anthony Weiner dan Jerrold Nadler. yang berniat mendorong agar uang itu digunakan untuk membiayai organisasi yang membantu korban selamat, dan keluarga korban serangan teror 9/11.
Usulan itu dikeluarkan setelah pemerintahan Obama mengatakan, tidak ada satu individu pun yang berhak menerima uang tersebut. Sebab, tak satu orang pun yang mengarahkan tentara AS ke persembunyian Osama.
Sebelumnya, sejumlah usulan bermunculan terkait uang sayembara tersebut. Ada yang berpendapat, uang sayembara Osama dialihkan untuk meningkatkan uang sayembara buron teroris lain, misalnya calon pengganti Osama sebagai bos Al Qaeda, Ayman al-Zawahiri. Atau dijadikan hadiah bagi para personel pasukan khusus yang menembak Osama dalam penyergapan di Abbotabbad.
Atau,membisrkan uang itu tetap di rekening Departemen Luar Negeri. Mempertimbangkan kondisi keuangan AS, pengeluaran uang sayembara itu hanya akan menambah defisit. Lagipula, telah banyak dana wajib pajak yang dikeluarkan untuk memburu seorang Osama.
www.duniaproduk.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar